Makna Suci & Kesucian
MAKNA SUCI
Kata kesucian atau Suci sering kita dengar dikalangan orang-orang beragama atau para praktisi spiritual dan istilah itu sudah menjadi amat terkenal dikalangan masyarakat umum , pendifinisian suci ini masih amat samar biasanya sering dibumbui dengan gaib, mistik, atau hal-hal aneh menurut banyak cerita & informasi yang saya dengar didunia. Terutama di kalangan yang menganut kepercayaan tertentu.
Menurut yang saya cermati
Kata SUCI terdiri atas dua suku kata
SU : Sempurna, Kuat, cerdas, Tajam, Baik
CI : Cita, manah, Pikiran
Jadi ketika menurut suku katanya.
Suci : Pikiran Sempurna, Pikiran kuat, Pikiran cerdas, Pikiran Tajam, Pikiran baik.
Berarti kesucian sesungguhnya mensubyekkan pikiran pada prakteknya.
Secara jelas makna ini mengarah pada upaya seorang manusia untuk mencerdaskan diri, Menyempurnakan diri, menguatkan diri, mepertajam intelek diri, membaikkan diri, Upaya_upaya inilah disebut KESUCIAN, upaya selain itu sesungguhnya widya tak berdifinisi. Selanjutnya mari kita kenali
PIKIRAN
Mau ataupun tidak mengakui bahwa anugerah tertinggi sebagai manusia adalah memiliki pikiran, dia ada bersama kita dia misteri yang mungkin selama hidupnya manusia menerimanya tanpa pernah mau merenungi sesungguhnya pikiran itu apa sesungguhnya .
Berhubung itulah saya menulis artikel ini sebagai bahan perenungan dalam perjalanan hidup kita yang tak ada tutorial ini. diperjalanan hidup saya dan juga Anda kita sering menggunakan pikiran di dalam keseharian , dan kita tidak pernah mau menyadari apa itu pikiran , apakah Anda pernah menyadari pikiran itu ?
Jika pernah berarti kesadaran Anda telah bangun tentang sesuatu yang Agung ada didalam diri kita sendiri, amat dekat dengan Kita luput dari perhatian kesadaran kita
Tanpa pikiran kita bukan siapa-siapa. Pikiran itu Rahasia kehidupan , dan di bagawad ghita ada disebutkan bahwa” diantara idria Aku adalah Pikiran “ Bermakna bahwa pikiran itu bukanlah hal sepele sesungguhnya.
Berhubung hal ini saya dengan segala pengalaman pembelajaran hidup sepenuhnya akan menyampaikan sedikit yang saya pahami.
MEMAHAMI PIKIRAN
Ada banyak literatur-literatur yang membicarakan pikiran, Namun sedikit menjelaskan tentang bagaimana upaya kita meperkuatnya karena itu disebut sebagai Jalan Rahasia dari kehidupan, untuk mengenali pikiran kita mesti memakai penggambaran atau disebut mitologi pada umumnya.
Menurut mitologi Bhagawad gita, adalah Arjuna dan mahawatar Krisna menaiki kereta untuk menghadapi perang mahabarata. Disini saya mengambarkannya sebagai berikut :
Kereta adalah Tubuh kita
Arjuna
adalah Kita (atman)
Krisna
adalah Mahatma
Kuda
adalah Pikiran
Tali
kekang Kuda adalah nafas hidup
Mahabarata
adalah perjalanan hidup kita
Korawa adalah rintangan, masalah yang kita hadapi dalam kelahiran ini.Sampai disini apakah Anda sudah bisa membayangkannya demikian ?
Kita
lanjut kalau Anda sudah memiliki bayangan dalam diri Anda tentang hal itu.
Selanjutnya kita bicarakan literatur Bali.
Di dalam lontar Dharma Kalepasan ada disebutkan bahwa pikiran memiliki beberapa lapisan, lapisan lapisan itu adalah sebagai berikut: SABDA, BAYU, IDEP, RASA, KAPI, MANAH, ANGEN, BUDI . Ini istilahnya yang ditulis oleh genius lokal pada saat itu.
Penjelasan belum cukup mari kita lanjutkan
Di dalam kitab-kita Raja yoga & Kundalini ada disebut cakra sebutan istilahnya antara lain : Muladwara, swadisthana, manipura, anahata, wisudha, ajna,lailana shasrara Ini istilah yang digunakan genius international
Didalam praktek segala jalan Yoga ada istilah istilah dalam memperdalamnya sebagai Astangga Yoga : Yama, niyama, pranayama, patyahara, dharana, dhyana, meditasi, semadhi.ini istilah istilah yangsudah dikenal didunia international. Cobalah Anda perhatikan baik-baik persamaan semua lieratur itu. Hanya istilahnya berbeda namun didalam kenyataannya memiliki makna mendalam yang sama *8 lankah*8 lapis *8 tangga * 8 titik kesadaran
Biar Anda lebih memahaminya saya buatkan bagan sebagai berikut
1.Sabda=muladwara=yama
Upayanya membaca kita suci atau mendengar ajaran Guru merenunginya, memahami maksudnya
2. Bayu=swadhistana=niyama
Upayanya
melaksanakan apa yang sudah dipahami maksudnya.
3. Idep=Manipura=pranayama
Upayanya
belajar sistem pranayama dai Guru yang kamu pilih
4. Rasa=Anahata=Patyahara
Upaya membedakan baik dan buruk efeknya terhadap pikiran kita
5. Kapi=wisudha=dharana
Upaya
untuk focus pada apa yang membangun pertumbuhan kekuatan pikiran kita
6. Manah=ajna=dhyana
Upaya
untuk menyadari fungsi-fungsi pikiran selain hanya berpikir
7. Angen=lailana=meditasi
Upaya
untuk menyadari alam pikiran dan apa saja ada didalamnya
8. budhi=Sahasrara=semadhi
Upaya
untuk menyadari apa sesungguhnya rahasia dibalik pikiran itu sendiri.
Dilihat dari bagan yang saya suguhkan pada Anda semoga Anda lebih sadar bahwa suci itu bisa dipelajari secara sadar bukan nasib atau hanya milik segelintir orang terpilih menurut kepecayaan mereka.

