Sulur Upakara tempat kontrakan (kost)
Sulur Upakara tempat kontrakan (kost)
Jika ada seseorang membuat usaha dagang atau tinggal
ditempat orang lain. Kebanyakan orang belum tahu sulurnya hingga ada cerita
mereka menjadi lemah terhadap lingkungan saat menghadapi persaingan-persaingan
yang mengunakan jalan-jalan Aji Wegig, terutama pengusaha kecil kebanyakan
orang Bali disituasi sekarang kalah bersaing, sering ada dicctv ada orang
menebarkan sesuatu di mukak kontrakan seseorang,setelah itu usahanya atau
kesehatan orang yang ngontrak menjadi bermasalah.
Saat saya kecil semua pedagang disana orang bali kebanyakan
dari candikuning, lambat laun entah apa ceritanya menjadi seperti sekarang, dan
ketika umur saya waktu itu baru 30an , saya pernah bertanya pada pedagang yang
tersisa hanya satu-satunya orang bali disana .
Saya
tanya : “Buk kenapa kok banyak saudara-saudara kita ngak jualan
Lagi dipasar ini apa ibuk
bisa ceritakan masalahnya ?”
Buk dagang menjawab : “ kebanyakan karena sepi pembeli Pak, ada
Juga teman-teman yang
sering sakit lalu meluasang ke
Para balian di bali yang
kelihatan disana karena ada
Megigin (menggangu dengan
mistik), dan katanya sulit
Diatasi karena yang
megigin katanya lebih tinggi ilmunya.
Ada
juga teman-teman saat mau buka toko di depan tokonya ada abu berceceran, dan
anehnya toko (warung menjadi sepi), yang menemukan itu menjadi sakit sakitan
sampai sulit berjalan, lalu teman-teman kita itu meluasang dan abu-abu itu
katanya terbuat dari tulang manusia sebagai sarana agar toko itu tidak Jalan usahanya.
Dan itu sangat sulit dibuktikan. Akhirnya karena semua pedagang bali sering
mengalami hal demikian akhirnya mereka tidak berani berjualan lagi Pak.
Seperti itulah ceritanya pada saat itu, saya lama merenung dan amat prihatin akan kejadian itu, Cuma karena itu masalah mistik amat sulit dibuktikan secara hukum sekala akhirnya saya membuat artikel ini
Dalam lontar SAMUAN TIGA PURANA disana kisah Perjalanan para suci orang bali pada zaman dahulu sebelum membangun agama Bali ini pernah sampai perang Bathin dengan pemeluk ajaran Aji Wegig atau banyak disebut Jnana wisesa. Disana dikisahkan para wegig ini dalam tindakannya ada yang mengunakan sarana tertentu untuk mencapai tujuannya.(jika Anda mau tahu silahkan ikuti link ini SAMUAN TIGA
Berhubung zaman sekarang ini sedikit orang yang mempelajari ilmu-ilmu leluhur, sehingga masalah mistik amat sulit disadari dan karena hal inilah saya menulis artikel ini sebagai pemberitahuan pada orang bali bahwa tidak benar di dalam ajaran leluhur kita tidak ada pengetahuan yang sanggup mengatasi hal seperti itu
Mereka
yang mempelajari sungguh-sungguh ajaran Panca Yoga & Panca Yadnya serta sulur
akan tahu apa yang akan saya sampaikan
Inilah
sulur jika Anda kos, ngontrak dalam artian bukan milik sendiri tempat itu
Sulurnya
:
1. Rakselah tempat itu
2. Ngerapuh tempat
3. Mecaru brumbun
1.Ngeraksa
2.
Ngerapuh tempat
3.Mecaru
brumbun
Tujuannya agar tempat itu menjadi penuh Prana (energi hidup) hingga ketika kita ada di dalam areal itu menjadi nyaman .
Saya menulis artikel ini hanya menyumbangkan pemikiran pribadi tidak ada maksud menyinggung siapapun , persaingan adalah manusiawi, masalah haruslah diselesaikan tanpa perlu ada perselisihan itulah tujuan pengetahuan di pelajari
yang berminat melaksanakan upakara ngeraksa tempat kost atau kontrakan silahkan hubungi saya langsung iktu link ini Mahasuci atau Rajayoga
Semoga selalu diberkati salam mahasuci



