Postingan ini semoga sanggup memberi pencerahan pada siapapun yang membacanya, dengan emosi jiva yang sulit diutarakan dengan kata-kata namun sarat dengan rasa kasih yang membaur dalam darah saya sebagai manusia Fana.
Perhatikanlah kata kata ini, hidup semenjak lahir kita didunia , kecil, dewasa, tua dan mati, tidak ada tutorial cara hidup yang benar yang asli datang dari Tuhan, semuanya hanya melalui tulisan-tulisan atau lietratur-literatur yang ada, bayangkan jika kita tidak memahami itu sebagaimana pemahaman sang penulis kita keliru didalamnya dan celakanya kita yang kena atas pemahaman kita sendiri, inilah fakta dari kesunyataan yang ada. batasan kita semuanya tergantung pada apa yang kita pahami.
Dari kecil kita di ajari kebaikan=kebaikan dalam menyikapi hidup, secara moral, etika, hukum, dan seterusnya tentang kebaikan, namun nilai itu semua hanyalah sebagai pertahanan terhadap reaksi umum bukan meningkatkan imun tubuh kita terhadap pengaruh dunia yang semakin syarat akan penyakit, penipuan, monopoli yang kuat akan kekuasaan disegala bidang , cobalah lihat kembali dihadapan anda dan anda akan saksikan apa yang saya katakan demikian atau hanya wacana saja.
Dharma
Dalam setiap kitab suci dia di maknai tugas, kewajiban, tanggung jawab. Namun sesampainya di telinga orang awam ini dimaknai sebagai kebaikan, moral, hukum dan seterusnya. yang mereka anggap itulah maksud aslinya dari Dharma. amat setipis daun pisang maknanya. tapi berakibat fatal dalam kehidupan seseorang. jika dharma bermakna tugas, kewajiban, tanggung jawab, maka seseorang dituntut belajar dalam hidupnya.
perhatikan kasus ini
Dalam beragama Dharma sesungguhnya berarti : renungi tugasmu, renungi kewajibanmu, renungi tanggung jawabmu, bukan harus baik-baik saja, tanpa sadar akan tugas, kewajiban dan tanggung jawab
realitas yang ada kebaikanmu tidak bisa untuk melaksanakan tugas, kewajiban dan tanggung jawab.
Untuk umat sedharma jika anda dan saya sesungguhnya memiliki tugas, kewajiban, tanggung jawab yang sama, karena kita adalah Sedharma, perhatikan dengan seksama apa yang saya tulis :
kita sama sama beragama yang sama, pekarangan kita , diri kita,leluhur kita, pura-pura kita adalah sama. apakah anda tanyakan tanggung jawab anda, tugas anda, kewajiban anda,semisal
pura perlu pemeliharaan bisakah kebaikan saja anda gunakan, bukankah itu perlu pengetahuan.
leluhur perlu upacara & upakara bukankah itu perlu pengetahuan , kebaikan pemahaman sempit tidak akan menyadari ini, Tubuhmu itu kewajiban utamamu menjaga diri bukankah perlu pengetahuan, namun kamu hanya menjaga dengan sikap dan moral saja , bukankah itu aneh bangunlah saudaraku, karena hidup tidak cukup hanya baik-baik saja.
Dharma jika di kaji dengan seksama , akan membuat orang harus belajar, harus praktek, harus memahami,harus menyadari , dan yang paling penting harus berjuang mewujudkan itu bukan semata mata hanya mengikuti apa yang kita suka saja. Dharma adalah keharusan, karena Awidyalah sumber segala derita. awidya maknanya tidak berpengetahuan atau disebut kebodohan.
Coba saya beranikan diri bertanya pada anda , dalam agama dharma kita banyak ada pengetahuan , tentang sikut, sulur, pedewasaan atau astronomi, tentang panca yadnya, tentang panca yoga dstnya , sebagai pemeluk bukankah itu tugas, kewajiban, tanggung jawab untuk mempelajarinya, memperaktekkannya, mengalaminya sendiri, mengamalkan itu dan niscaya ada manfaatnya ilmu itu buat dirimu, mungkinkah ada pengetahuan yang tidak dikuasai dengan baik memberi manfaat bagi bukan pelajarnya , anda telah gila jika itu tidak disadari.
Orang belajar nyetir akan mendapat pahala dari pelajarannya setelah menjadi sopir, itulah realitas, satu hal yang perlu saya sampaikan, di hidup kita didunia fana ini , kita akan berhadapan dengan hal-hal pahit ini : bermacam penyakit, bermacam masalah, bermacam penipuan, bermacam kemunafikan, bermacam penghianatan, bermacam sisip, bermacam racun, bermacam -macam keadaan yang akan pasti menghimpit anda jika anda bodoh, pakah hal-hal ini bisa kamu atasi hanya dengan paham kebaikan yang kamu anut.
Apakah dengan kamu baik kamu akan tidak kena Pemali, apakah kalau kamu baik kamu terhindar dari black magic, apakah-apakah-apakah ?, tanyai dirimu. jika tidak karena pemahamanmu sekarang kamu sanggup atasi semua itu saya sarankan berhenti untuk percaya Diri berlebihan, anda telah menyengsarakan diri anda sendiri.
jika anda mau mengenal Dharma lebih dalam cobalah ikuti saran saya ini, bacalah kitab suci renungi, bacalah hukum-hukum renungi, bacalah buku-buku mengenai keilmuan zaman sekarang renungi, anda akan dipaksa setuju dengan maksud artikel ini. hanya manusia yang bisa belajar bukan yang lainya, orang yang percaya akan hal-hal mistis tanpa belajar tentang dharma hanyalah sekumpulan mayat tanpa budhi, semoga bermanfaat salam mahasuci
Adharma
sekumpulan makhluk yang tidak pernah sadar akan tugas, kewajiban dan tanggung jawab, semoga anda bukan bagian dari pada kegelapan ini, biarlah waktu akan membuktikan bahwa pengetahuan selalu lebih utama dari apapun kepercayaan umat manusia yang tanpa dasar kesadaran
salam mahasuci, yang suka pelajaran pelajaran penting dharma silahkan kunjungi mahasuci atau perlu ayaban jangan lupa kunjungi Pesraman
Srisedakasaya dari busungbiu bali, amat mencintai seni spiritual dan segala ilmu materi
2 komentar
-->";
let commentFormJsURL = commentFormJs.match(/https?:\/\/[^\s]+.js/);
let postAppRpcRelayPath = 'https://www.blogger.com/rpc_relay.html';
let postCommunityId = '0';
//