Di dalam Bagawad Ghita ada ayat-ayat yang menerangkan tentang kesadaran tertinggi dalam kesadaran Yoga (yuj) disebut namanya sebagai guna traya, maksud dari semua ini bermakna seseorang yang sudah menyadari fungsi-fungsi pelajaran Yoga untuk menyadari secara penuh apa dharma utama dari kelahiran manusia. menyadari fungsi-fungsi utama dari Pikiran selain hanya untuk berpikir, yang terpenting dari semuanya adalah bagaimana yoga sanggup menumbuhkan kecerdasan manusia sampai tahap yang mustahil disadari orang biasa yang tidak mempelajari Yoga.
PANCA YOGA
Yang terdiri dari : Bhakti Yoga, Karma Yoga, Jnana Yoga, Raja Yoga, Kundalini Yoga, adalah pengetahuan suci sederhana yang mengutamakan ketekunan, keuletan, kesabaran dalam melakoninya sepanjang hayat tanpa ada pertambahan teori yang rumit seperti pengetahuan lainya yang teorinya terus bertambah tetapi fungsinya bukan untuk meningkatkan kecerdasan, umumnya hanya menambah beban pada kecerdasan itu sendiri.
Manusia Punya kecerdasan dalam dirinya, inilah amat utama, jika kecerdasan menetap atau konstan dan masalah hidup terus berkembang, kita bisa bayangkan apa yang terjadi kemungkinan bisa mengatasi masalah amatlah kecil, jika kita amati secara mendalam mungkin anda akan sadar bahwa tiada seorangpun dari kita bisa melakukan sesuatu yang tidak bisa kita pahami (mengert), kita telah lama dibatasi oleh keadaan ini, dan inilah sumber dari kehidupan seseorang , kita hanya bisa melakukan sesuatu yang kita bisa mengerti diluar itu adalah tahayul.
Cara-cara hidup kita tergantung pengertian yang kita miliki, cara pandang kita juga tergantung pengertian yang kita akumulasikan sebagai bentuk sikap kita, cara bicara kita, cara bersikap kita, cara perbuatan kita sesungguhnya mutlak bersumber dari pengertian kita Pribadi, tak ada sesuatupun yang bisa turut campur didalam pengertian kita.
KECERDASAN (DHARSANA)
Berbicara Pengertian amat erat kaitannya dengan kecerdasan seseorang, dan inilah sentral di dalam bahasan saya kali ini, bayangkan walaupun kita sekolah ditempat terbaik sekalipun, jika kecerdasan kita tidak memadai bukankah itu semua mubazir, begitulah konsentrasi kita di mulai. adakah ini menjadi perhatian seseorang, jika ada anda cocok sekali membaca tulisan saya ini semoga Tuhan memberkati anda.
TUBUH MANUSIA
Pikiran adalah bagian dari tubuh manusia , Pikiran amatlah vital pengaruhnya, Pikiran adalah energy vital dari tubuh, semua proses yang terjadi didalam tubuh mendapat sokongan energy dari pikiran ini,
pikiran adalah lautan energy dari tubuh, namun dalam penyebaran energynya melalui banyak saraf, saraf-saraf menyebar kesetiap inchi dari tubuh kita , perbedaan dari kondisi saraf-saraf inilah yang membedakan kemampuan pikiran pada setiap individu dari kita.
Utama tujuan dari Ajaran Panca Yoga adalah bagaimana Kita sebagai Sang Pemilik badan berjuang memperbaiki kondisi dari saraf-saraf ini. Aliran-Aliran Pikiran ke setiap inchi dari sel kita tersumbat disaraf-saraf kita penyumbatan itulah disebut Zat Karma dalam setiap literatur-literatur yang membicarakan tentang kesucian.
Tubuh menjadi merasakan sesuatu itu karena pikiran, melihat sesuatu karena pikiran , begitulah pikiran berkuasa penuh atas badan seseorang, kesimpulannya bukan pikiran kita yang lemah, tapi saraf-saraf tubuh kitalah yang bermasalah hingga mempengaruhi daya pikiran kita (kecerdasan kita), untuk membersihkan itu (upaya membersihkan jalan pikiran inilah) disebut Jalan Panca Yoga.
NAFAS
Hanya Nafas yang bisa mengalir masuk dalam tubuh kita, jadi melalui nafaslah upaya itu diusahakan.
Didalam jalan Yoga dikenal dengan istilah Pranayama, setiap pranayama memiliki sistem-sistem pernafasan tertentu dan ini memerlukan Guru dan beliau disebut Guru Suci, jalan itu amat rahasia karena didalamnya sang sadhaka mengelola sarafnya sendiri dan renungi jika itu mendapat gangguan, sekecil apapun akan berakibat fatal buat keadaan sang sadhaka.
Teori, cara bernafas, cara darana, cara dhyana, cara meditasi, cara praktek, yang harus dihindari oleh sadhaka pemula , guru-guru ini harus dan mesti tahu, selama dunia berputar orang-orang yang ahli dibidang ini akan selalu ada , hanya kehadiran mereka tidak pernah bisa disadari siapapun yang tidak berjodoh dengan pengetahuan-pengetahuan rahasia ini.
Setelah berlatih dan berjuang membersihkan saraf-saraf ini atau disebut upaya penyucian diri, maka pikiran bisa menerobos keluar badan kasar sampai menyentuh dunia luar itulah disebut Semadhi sesungguhnya, pikiran-pikiran praktisi seperti ini bisa merasakan, menganalisa sesuatu dari luar dan untuk mengatasi sesuatu yang berbahaya diluar barulah menuju pembelajaran praktek disebut PANCA YADNYA.
PANCA YADNYA
dalam postingan ini yang saya tulis disini hanya konteks guna traya dari yadnya :
Di Atharwa Weda ada dijelaskan bahwa banten adalah senjata sakti dari seorang Yogi, ketika mau menetralisir energy yang membahayakan manusia digunakan yadnya, ketika memperbaiki kondisi rumah, atau semua yang ada dipekarangan, dipura, dikebun, disawah, didanau, dilaut, digunung aktif, digunakan yadnya, dan itu sering disebut dengan upacara dan upakara di Bali.
begitulah Panca Yoga & Panca Yadnya menjadi satu dibali walaupun dalam urusan Panca Yoga belum semua Orang menyadarinya. kedua pengetahuan ini saling menyempurnakan satu sama lain
Di Lontar agung Dharma Kalepasan penyatuan pengetahuan ini dikenal sebagai dasa aksara
semoga bermanfaat buat semuanya salam mahasuci, yang berminat belajar dasar-dasar Panca Yoga dan panca Yadnya silahkan hubungi saya pribadi langsung klik link ini MAHASUCI
Srisedakasaya dari busungbiu bali, amat mencintai seni spiritual dan segala ilmu materi
1 komentar
-->";
let commentFormJsURL = commentFormJs.match(/https?:\/\/[^\s]+.js/);
let postAppRpcRelayPath = 'https://www.blogger.com/rpc_relay.html';
let postCommunityId = '0';
//
ciri seseorang suka belajar , pertama suka bertanya, dalam praktek sering ada masalah , dan ciri orang tidak suka belajar adalah malu bertanya tersesat dijalan, salam mahasuci